Monday, November 23, 2015

Pantai Klayar Pacitan Dan Seruling Samudera

DREAMS46Pantai Klayar Dan Seruling Samudera. Pantai Klayar merupakan salah satu pantai di Pacitan yang sangat terkenal. Pantai ini memiliki pasir putih dengan bukit - bukit di sekitarnya yang membuat tergoda untuk mengunjungi tempat wisata ini. Pantai Klayar sendiri terletak di wilayah Kec. Donorejo, Kab. Pacitan, sekitar 40 km dari Kota Pacitan.


Pemandangan di Pantai Klayar sangat indah dengan keunikannya antara lain adanya batu - batu karang besar yang terbentuk secara alami dengan memiliki bentuk yang unik. Selain itu, ada juga seruling laut dan air mancur alami yang terjadi karena tekanan ombak yang cukup besar masuk melalui celah batu karang sehingga menimbulkan muncratan seperti air mancur dan bunyi seperti seruling.


Pantai Klayar memiliki air laut yang berwarna biru dan ombak yang besar sehingga pengunjung disarankan untuk lebih berhati - hati saat menikmati deburan mbak di pantai ini. Untuk rute menuju Pantai Klayar, anda akan melewati jalan yang berkelok - kelok naik turun bukit. Apabila anda dari Jogja, anda bisa mengambil rute Jogja - Wonosari - Pracimantoro - Giribelah - Punung - Pantai Klayar.

Baca juga artikel: Pantai Watu Karung Pacitan Dan Ombak Kelas Dunia

Keindahan Pantai Gatra Kabupaten Malang

DREAMS46Keindahan Pantai Gatra Kabupaten Malang. Kabupaten Malang memang memiliki banyak potensi wisata pantai yang indah, salah satunya adalah Pantai Gatra. Pantai ini merupakan salah satu dari pantai selatan yang memiliki ombak ganas. Pantai Gatra sendiri termasuk dalam Konservasi Sendangbiru yang berada di Desa Tambakrejo. Pantai Gatra ini cocok buat anda yang penggemar camping.


Pantai Gatra merupakan pantai yang sejalur dengan Pantai Clungup dan bisa ditempuh menggunakan kendaraan roda dua yang membutuhkan waktu sekitar  jam perjalanan dari Kota Malang. Dari posko pintu masuk Pantai Gatra, anda masih harus berjalan kaki sejauh 1 km. Harga tiket masuk Pantai Gatra cukup Rp 6.000.

Dari Pantai Gatra, anda bisa melanjutkan berwisata menuju beberapa pantai yang jaraknya tidak terlalu jauh, salah satunya yakni Pantai Clungup dan Pantai 3 Warna. Jika anda berkunjung ke pantai selatan Kota Malang, Pantai Gatra tidak boleh dilewatkan untuk dikunjungi.

Baca juga artikel: Pantai Clungup Kabupaten Malang dan Pantai 3 Warna - Malang

Sunday, November 15, 2015

Pesona Air Terjun Madakaripura

DREAMS46Pesona Air Terjun Madakaripura. Satu lagi air terjun unik yang terdapat di Probolinggo, Air Terjun Madakaripura. Air terjun ini terletak di kawasan Taman Nasional Bromo Tngger Semeru tepatnya berada di Desa Sapih, Kec. Lumbang, Kab. Probolinggo, Jawa Timur. Air Terjun Madakaripura ini berada di atas tebing - tebing yang menjulang tinggi dan airnya yang jatuh seakan - akan membentuk tirai di setiap dinding tebingnya.


Air Terjun Madakaripura berada di daerah pegunungan sehingga memiliki suasana yang sejuk dengan pemandangan hijau khas daerah pegunungan. Air Terjun Madakaripura merupakan air terjun tertinggi kedua di Indonesia dengan ketinggian mencapai 200 meter setelah Air Terjun Sigura - Gura yang ada di Kab. Toba Samosir. Perapat, Sumatera Utara. Aliran air dari Air Terjun Madakaripura tidak pernah berhenti bahkan pada musim kemarau sehingga banyak yang menjuluki air terjun ini dengan sebutan Air Terjun Abadi.


Konon menurut kitab Jawa Kuno Negarakertagama, Madakaripura dulunya adalah sebidang tanah yang diberikan oleh Raja Majapahit yakni Hayam Wuruk kepada seorang patihnya yakni Gajah Mada. Konon di tempat ini Gajah Mada menghilang secara fisik dan spiritual dari muka bumi. Oleh karena itu dibuatlah patung Gajah Mada dengan ukuran sangat besar. Air dari Air Terjun Madakaripura ini masih dianggap umat Hindu sebagai Tirta Sewana ( air suci ) sehingga setiap tahunnya air dari air terjun ini digunakan untuk prosesi Mendhak Tirta.


Akses menuju Air Terjun Madakaripura kurang lebih sekitar 3 jam perjalanan dengan rute dari Surabaya - Sidoarjo - Pasuruan - Probolinggo. Nanti anda mengikuti papan penunjuk jalan yang menuju ke arah Bromo dan Air Terjun Madakaripura. Sesampainya di tempat parkir, anda masih harus melanjutkan dengan jalan kaki sekitar 1 km melewati jalan setapak dan menyebrangi sungai untuk mencapai lokasi air terjun. Harga tiket masuk cukup murah yakni Rp 3.000 per orang.

Baca juga artikel: Air Terjun Jagir, Wisata Baru Di Banyuwangi

Pantai Balekambang Malang - Tanah Lotnya Jawa Timur

DREAMS46 - Pantai Balekambang Malang - Tanah Lotnya Jawa Timur. Pantai Balekambang terletak di Malang sebelah selatan tepatnya di Desa Srigoco, Kec. Bantur yang jaraknya kurang lebih 50 km dari Kepajen ke arah selatan Malang, Jawa Timur. Pantai Balekambang menjadi salah satu tujuan wisata favorit di Jawa Timur khususnya di Malang setelah Pantai Goa Cina dan Pulau Sempu. Banyaknya pantai di daerah selatan Pulau Jawa terkesan memiliki keunikan masing - masing seperti Pantai Balekambang ini yang mirip dengan Tanah Lot Bali.


Pantai Balekambang ini memiliki pesona keindahan yang luar biasa dengan birunya laut yang dipadu dengan hamparan pasir putih yang luas. Pantai ini ternilang masih alami dan terawat sehingga pantainya kelihatan bersih. Saat air laut surut, anda dapat melihat berbagai macam karang laut dan biota laut yang berkerumun. Ombak di pantai ini terbilang tidak terlalu besar sehingga anda bisa berenang tetapi tidak boleh melebihi tanda area berbahaya.

Di lepas Pantai Balekambang, anda dapat melihat 3 buah pulau, yakni Pulau Ismoyo, Pulau Anoman, dan Pulau Wisanggeni. Pulau Ismoyo dihubungkan dengan jembatan sepanjang 100 meter dari bibir pantai dan di atasnya terdapat sebuah pura yakni Pura Amerta Jati. Oleh sebab itu, Pantai Balekambang ini dibilang mirip dengan Tanah Lot Bali.


Pura Amerta Jati sendiri dibangun pada tahun 1985 atas prakarsa Bupati Malng Edi Slamet yang didesain mengikuti Pura Tanah Lot yang merupakan tempat suci bagi umat Hindu dan sering digunakan sebagai tempat berlangsungnya acara keagamaan. Warga yang masih memegang tradisi biasanya menggelar upacara Suroan dan upacara Jalanidha Puja pada bulan Suro.


Mengenai fasilitas di Pantai Balekambang, anda tidak perlu khawatir karena di pantai ini sudah disediakan mushola, toilet umum, warung dan kios- kios yang menyediakan makanan seta minuman. Untuk masuk Pantai Balekambang, anda perlu mengeluarkan biaya tiket yang agak dalam yakni Rp 15.000 per orang. Adapun penginapan buat anda yang berniat menginap di pantai ini dengan mengeluarkan biaya sebesar Rp 100.000 - Rp 500.000 per malam tergantung fasilitas yang diinginkan. Jika anda berniat berwisata ke pantai di daerah Malang, mungkin Pantai Balekambang ini jadi salah satu tujuan yang tidak boleh dilewatkan.

Baca juga artikel: Pantai Clungup Kabupaten Malang dan Pantai 3 Warna - Malang

Tuesday, November 10, 2015

Wisata Taman Ayun Temple Bali

DREAMS46Wisata Taman Ayun Temple Bali. Bagi anda yang hendak mengisi waktu libur atau hanya sekedar wisata ke Bali mungkin bisa meluangkan waktu buat mampir ke Taman Ayun Temple. Taman Ayun sendiri merupakan salah satu objek wisata budaya yang letanya berada di daerah Desa Mengwi, Kab. Badung. Untuk ke sana, anda bisa melewati jalan raya Denpasar - Gilimanuk atau melewati jalur Abiansemal sekitar 30 menit perjalanan.


Taman Ayun juga dikenal sebagai taman rekreasi dan peristirahatan sehingga banyak wisatawan yang menyempatkan diri untuk mampir dan melihat - lihat dari sisa peninggalan bersejarah Kerajaan Mengwi. Terdapat pula sebuah pura yang digunakan sebagai tempat persembahyangan masyarakat Hindu Bali, yakni Pura Taman Ayun. Tidak jauh dari pura tersebut ada sebuah museum yakni Museum Manusa Yadnya yang bisa dikunjungi wisatawan untuk menyaksikan ritual upacara kemanusiaan dimulai pada saat dalam kandungan sampai kematiannya.

Dari segi sejarah, Taman Ayun ini didirikan oleh raja Mengwi yaitu I Gusti Agung Ngurah Made Agung pada tahun 1634. Namun seiring waktu perkembangan taman ini, Kerajaan Mengwi ditaklukkan oleh Kerajaan Badung. Kemudian, taman ini dijadikan sebagai sarana kesenian dan kebudayaan. Tidak lupa juga kalau taman ini sering digunakan sebagai tempat sabung ayam. Taman Ayun ini sudah menjadi bagian satu kesatuan pura yang ditata sedemikian rupa agar menyatu dengan lingkungan sekitarnya.

Taman Ayun terdiri dari 3 bagian, yaitu bagian luar atau Nista Mandala, bagian dalam atau Madya Mandala, dan bagian utama atau Utama Mandala. Di bagian luar Taman Ayun terdapat sungai buatan yang lebarnya sekitar 5 meter mengelilingi taman sehingga jika pengunjung akan masuk akan melewati satu jembatan yang nantinya terdapat Candi Bentar yang merupakan pintu atau gerbang utama dari Taman Ayun.


Di bagian dalam Taman Ayun dihiasi dengan rerumputan hijau, kolam disertai dengan air mancur dan beberapa patung yang mengelilinginya. Selain itu terdapat sebuah bangunan yang namanya Bale Pertunjukan yang dilengkapi dengan panggung kecil berukuran 10 x 5 meter. Kemudian ada juga Bale Kulkul yang tinggi bangunannya sekitar 15 meter dan letaknya di bagian barat taman. Kulkul sendiri terdiri dari beberapa genta raksasa yang tingginya 1 meter dan terbuat dari kayu yang bentuk lonjong serta memiliki fungsi sebagai penyampai informasi secara tradisional. Ada lagi Bale Daja yang memiliki ukuran lebih besar dan berfungsi sebagai tempat upacara atau pertemuan penting.

Selanjutnya, pada bagian utama merupakan tempat pemujaan atau biasa dikenal dengan sebutan Padmasana Singgasana Sang Hyang Tri Murthi yang memiliki ukuran 20 x 20 meter dan pengunjung tidak diperkenankan untuk memasukinya.

Baca juga artikel: Wisata Taman Air Tirta Gangga Bali

Wisata Taman Air Tirta Gangga Bali

DREAMS46 - Wisata Taman Air Tirta Gangga Bali. Mungkin sebagian dari anda yang sering berkunjung ke Bali tentunya mengenal objek wisata satu ini, yakni Tirta Gangga. Tirta Gangga merupakan taman air yang dimiliki oleh keluarga Kerajaan Karangasem. Arti dari nama Tirta Gangga sendiri berasal dari kata "Tirta" yang artinya air dan kata "Gangga" yang artinya nama sungai di India. Jadi Tirta Gangga dianggap sebagai air suci bagi mayoritas Hindu di Bali.


Dahulu, tempat ini merupakan sumber air yang biasa digunakan oleh masyarakat setempat sebagai kebutuhan air minum dan jauh sebelumnya juga mereka meyakini bahwa sumber air di sini merupakan air suci. Oleh karena itu, dibuatlah taman atas prakarsa Raja Karangasem dan Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem pada tahun 1948. Saat ini, air dari Tirta Gangga ini hanya digunakan untuk keperluan upacara agama yang diadakan di pura - pura sekitar Tirta Gangga.

Arsitektur dari Tirta Gangga sendiri sangat menarik dengan perpaduan antara arsitektur tradisional Bali, Eropa, dan China yang mampu memikat hati wisatawan untuk datang berkunjung. Pemandangan sekitarnya juga sangat indah. Oleh sebab itu, Tirta Gangga dijadikan sebagai objek wisata karena menyimpan banyak sejarah orang - orang terdahulu.


Suasana Tirta Gangga seperti dalam area pedesaan yang memiliki udara sejuk dan kesegarannya sangat terasa. Terdapat banyak kolam yang dihiasi dengan ikan mas dan patung - patung yang berdiri kokoh di pinggir kolam. Terdapat juga sebuah kolam renang yang bisa pengunjung gunakan untuk berenang sekaligus menikmati mata air yang cukup dingin ini. Jika anda berniat berkunjung ke Tirta Gangga, anda bisa langsung ke Desa Abang, Karangasem, Bali sekitar kurang lebih 6 km kalau dari arah utara Amlapura, Bali.

Desa Trunyan ( Desa Seribu Tengkorak ) Bali

DREAMS46Desa Trunyan ( Desa Seribu Tengkorak ) Bali. Desa Trunyan adalah sebuah desa yang berada di pinggiran Danau Batur. Ada yang unik dan menarik dari Desa Seribu Tengkorak ini. Desa ini sering disebut Desa Seribu Tengkorak karena di desa ini anda akan menemukan mayat - mayat orang yang sudah meninggal tanpa dikubur ataupun dibakar sebagaimana mestinya. Proses penguburan mayat di sini terbilang unik karena para mayat tersebut diletakkan di atas permukaan tanah saja dan dibiarkan membusuk hingga tersisa tulang - belulangnya saja. mayat hanya ditutupi dengan sehelai kain yang menutupi tubuhnya saja dan sekelilingnya ditutupi dengan anyaman yang terbuat dari bambu. meskipun demikian, aroma busuknya tidak menebar ke mana - mana.


Tradisi penguburan mayat ini disebut Sema Wayah tetapi yang dikuburkan tidak semua mayat namun hanya orang - orang tertentu saja yang bisa dikuburkan di tempat tersebut. Sema Wayah hanya diperuntukkan bagi mereka yang meninggal secara wajar, telah berumah tangga, bujangan, dan anak kecil yang telah tanggal gigi susunya. Berbeda dengan orang yang meninggal karena kecelakaan akan dimakamkan di Sema Bantas sedangkan untuk bayi yang meninggal dimakamkan di Sema Muda. Begitulah peraturan di Desa Truyan, semua tempat penguburan sudah ditentukan berdasarkan proses kematian mayat tersebut.

Desa Truyan memiliki keunikan sehingga membuat daya tarik sendiri untuk wisatawan yang datang berkunjung ke tempat tersebut. Wisatawan bebas memotret atau mengambil gambar dari proses penguburan tersebut. Tapi jangan heran atau kaget jika menginjak tulang - tulang tengkorak yang berserakan ke mana - mana. Hanya orang yang punya nyali saja yang bsa mengunjungi tempat tersebut.


Desa Trunyan berlokasi di Kec. Kintamani, Kab. Bangli. Untuk ke sana ada dua cara yaitu melalui Pelabuhan Kedisan atau Desa Trunyan. Nah, tinggal siapkan nyali dan keberanian untuk berkunjung ke objek wisata yang cukup mistis tersebut di Desa Trunyan.

Pesona Pantai Pandawa Bali

DREAMS46Pesona Pantai Pandawa Bali. Pantai Pandawa merupakan salah satu objek wisata pantai yang berada di Bali tepatnya di Desa Kutuh, Kec. Kutuh Selatan, Kab. Badung. Pantai ini sering dikenal dengan nama Pantai Kutuh dan sering disebut Pantai Rahasia (Secret Beach) karena berada di balik tebing tinggi.


Dulunya akses untuk menuju Pantai Pandawa masih berupa semak belukar yang sulit dilewati. Namun dengan semakin banyaknya pengunjung yang datang, pemerintah setempat membuat atau membuka akses berupa jalan sepanjang 1,5 km. Akses jalan yang dibuat pun terlihat unik dan megah karena jalannya diapit dengan tebing - tebing tinggi.


Tidak hanya tebing - tebing tinggi, saat anda memasuki kawasan pantai akan anda temui patung - patung 5 ksatria dari pandawa yang sengaja dibuat dan diletakkan di sepanjang jalan masuk Pantai Pandawa. Kelima patung - patung tersebut dipasang di dalam tebing - tebing sehingga pengunjung akan melihat patung itu berjejer secara berurutan.


Keindahan Pantai Pandawa sudah tidak perlu diragukan lagi. Pesona lautnya yang biru dan pemandangan unik sepanjang jalan menuju pantai ini mampu menarik banyak wisatawan lokal maupun mancanegara. Suara deru ombak disertai dengan hamparan pasir putih yang luas menjadikan pantai ini layak anda jadikan tempat liburan bersama keluarga.

Baca juga artikel: Pantai Plengkung ( G - Land ) Banyuwangi

Monday, November 9, 2015

Pesona Telaga Warna - Warni Jogja

DREAMS46 - Pesona Telaga Warna - Warni Jogja. Telaga Warna terletak di Desa Dieng Wetan, Kec. Kejajar, Kab. Wonosobo, Jawa Tengah. Jaraknya sekitar 114 km dari pusat Kota Yogyakarta. Telaga ini merupakan wisata andalan Kab. Wonosobo.


Telaga Warna terletak di ketinggian sekitar 2000 mdpl sehingga hawanya sejuk dan suasananya yang sangat asri dengan hutan rimbun yang mengelilinginya. Telaga ini juga dihiasi dengan beberapa candi bercorak Hindu yang bisa kita temukan di sekitaran telaga. Oleh sebab itu, banyak wisatawan yang datang untuk mengunjung telaga ini saat musim liburan. Air telaga ini sendiri berwarna kehijau - hijauan dan tidak ada riak sama sekali serta dihiasi dengan kabut putih tipis.

Konon asal mula nama Telaga Warna karena airnya yang bisa berganti - ganti warna. Kdang berwarna hijau, kadang kuning, dan kadang seperti pelangi. Sungguh unik bukan?? Fenomena ini merupakan kandungan sulfur yang ada di dalam telaga yang cukp tinggi sehingga apabila terkena panas matahari akan menciptakan warna - warni pada airnya. Bahkan seringkali kluar letupan air yang mendidih.

Telaga Warna ini selain sebagai tempat wisata ternyata telangga ini juga bermanaat untuk masyarakat sekitar sebagai sumber irigasi. Selain wisata ini, terdapat juga beberapa tempat wisata menarik lainnya, yaitu Telaga Pengilon ( Telaga Cerminan Diri ), Goa Sumur, Goa Semar, Goa Jaran, dan Kawah Sikidang.


Sebelum pergi mengunjungi Telaga Warna ini, sebaiknya membawa makanan sendiri dari rumah atau beli selama perjalanan karena di telaga ini tidak ada yang berjualan makanan. Mengingat Telaga Warna ini masih terletak di wilayah Dieng sehingga untuk akses ke sana, yakni dari pusat Kota Yogyakarta - Magelang - Wonosobo - Dieng sekitar 114 km dengan kira - kira 3 jam perjalanan dngan kendaraan pribadi. Untuk biaya masuk wisata ini, anda perlu membayar tiket masuk sebesar Rp. 20.000/orang dan itu sudah termasuk Telaga Warna dan wisata - wisata sekitarnya. Nah, Tempat ini bisa menjadi salah tujuan anda dan keluarga yang tidak boleh dilewatkan.

Baca juga artikel: Kawah Sikidang Dieng Jawa Tengah

Friday, November 6, 2015

Embung Batara Sriten, Tadah Hujan Gunung Kidul

DREAMS46Embung Batara Sriten, Tadah Hujan Gunung Kidul. Embung Batara Sriten merupakan salah satu tempat wisata Gunung Kidul yang baru dikembangkan, terletak di Padukuhan Sriten Desa Pilangrejo, Kec. Nglimpar, Kab. Gunung Kidul, Yogyakarta.


Embung Batara Sriten diproyeksikan sebagai agrowisata kebuh buah manggis dan kelengkeng di perbukitan Baturagung Utara yaitu gunung dengan puncak tertinggi di Gunung Kidul atau puncak tugu magir dengan ketinggian sekitar 896 mdpl. Rasa kagum yang begitu luar biasa dahsyat ketika menikmati pesona embung di atas awan dan pemandangan indah dengan view 360° kawasan persawahan, perkampungan, perbukitan, dan beberapa wilayah di bawahnya, seperti Klaten, Rawa Jombor, Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, Sleman, Gunung Kidul, Yogyakarta, dll. Anda juga bisa berpindah dari bukit satu ke bukit yang lain hanya dengan berjalan kaki karena saling berhubungan satu sama lain.



Akses menuju Embung Batara Sriten terbilang masih belum bagus karena medannya terbilang ekstreme.

Tips Aman Menuju Embung Batara Sriten:
- Gunakan sepeda motor bebek bukan matic atau motor khusus pria
- Bila sudah mengenali medan bisa menggunakan mobil spesifikasi seperti 4WD atau offroad
- Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, terutama rem harus berfungsi optimal
- Jangan memaksa diri naik ke puncak saat kondisi cuaca sedang hujan karena jalan licin

Baca juga artikel: Pantai Siung Gunung Kidul - Jogjakarta dan Keindahan Malam Hari Bukit Bintang Jogjakarta

Fenomena Blue Fire Di Puncak Kawah Ijen

DREAMS46Fenomena Blue Fire Di Puncak Kawah Ijen. Kawah Ijen merupakan sebuah kawah yang ada di puncak Gunung Ijen yang terletak di perbatasan Banyuwangi dan Bondowosao yang masuk wilayah Cagar Alam Taman Wisata Ijen, tepatnya di Kec. Licin, Kab. Banyuwangi dan Kec. Klobang, Kab. Bondowoso, Jawa Timur. Kawah ini terletak di ketinggian 2.386 mdpl dan merupakan kawah terasam di dunia dengan ph 0,5 dan kawah danau terbesar di Pulau Jawa dengan luas sekitar 5.466 hktar yang berbentuk elips dengan ukuran 960 meter x 600 meter. Ketinggian permukaan air danau di Kawah Ijen mencapai 2.140 meter dengan kedalaman sekitar 200 meter yang berisi sekitar 36 juta meter kubik air asam beruap. Kawah ini airnya berwarna hijau tosca dan terdapat ukuran dan warna batu belerang di dalamnya menjadikannya pesona tersendiri.


Banyak wisatawan mancanegara yang terpesona dengan keindahan Kawah Ijen ini karena di atas kawah diselimuti kabut dan asap belerang. Terdapat deretan gunung yang bisa anda lihat dari pos paltuding di Gunung Ijen, antara lain Gunung Merapi, Gunung Widodaren, Gunung Ranti dan Gunung Rapak. Hilir mudik penambang belerang menjadi pemandangan sehari - hari di puncak Gunung Ijen.


Jika anda berkunjung ke Kawah Ijen, sebaiknya pada musim kemarau antara bulan Juli - September. Untuk mulai naik ke puncak, sebaiknya dimulai malam hari agar anda bisa melihat pemandangan Blue Fire yang muncul di tengah - tengah penambangan sulfur. Fenomena Blue Fire sendiri berakhir sampai dini hari.

Untuk akses menuju Kawah Ijen, anda disarankan untuk berhati - hati karena jalanan yang menanjak dan sedikit sempit. Harga tiket masuk Kawah Ijen sekitar Rp.2.000/orang untuk wisatawan domestik dan Rp. 15.000/orang untuk wisatawan mancanegara.

Baca juga artikel: Air Terjun Jagir, Wisata Baru Di Banyuwangi

Pantai Plengkung ( G - Land ) Banyuwangi

DREAMS46Pantai Plengkung ( G - Land ) Banyuwangi. Banyuwangi merupakan salah satu nama kota yang ada di bagian paling timur Provinsi Jawa Timur yang memiliki banyak potensi wisata yang tidak kalah menariknya dengan tempat - tempat wisata di kota lain. Di kota ini  terdapat salah satu objek wisata yang menjadi peselancar lokal maupun mancanegara yakni Pantai Plengkung.


Pantai Plengkung berada di pantai selatan Banyuwangi, tepatnya di ujung timur Jawa Timur. Pantai Plengkung lebih akrab disebut dengan nama G-Land oleh para wisatawan. Huruf "G" sendiri memiliki 3 pengertian, yakni "G" yang berarti Grajakan, merupakan nama sebuah teluk yang memiliki ombak besar, "G" yang berarti Green yang maksudnya adalah pantai ini yang masih alami dan letaknya di tepi hutan tropis yang hijau, dan "G" yang berarti Great yang menggambarkan bahwa ombak yang begitu besar dan panjang.

Pantai Plengkung merupakan salah satu pantai di Banyuwangi yang memiliki ombak kelas terbaik kelas dunia dan menjadi avorit peselancar lokal dan mancanegara. Ombaknya pun bisa mencapai ketinggian antara 4 - 8 meter dengan panjang 2 kilometer dalam formasi 7 gelombang tersusun. Pantai dengan karakteristik seperti ini hanya bisa ditemui di beberapa negara saja, yakni Hawaii, Australia, dan Afrika Selatan. Oleh sebab itu, para peselancar kelas dunia menjuluki pantai ini sebagai The Seven Giant Waves Wonder yang berarti salah satu dari 7 tempat surfing terbaik di dunia.


Di pantai ini pernah diadakan bebrapa lomba selancar dunia, salah satunya adalah Quiksilver Pro Surfing Championship pada tahun 1995, 1996, dan 1997. Untuk menikmati Pantai Plengkung sebaiknya pada bulan Juni - September karena pada bulan tersebut ombaknya sedang bagus - bagusnya untuk surfing. Jika beruntung, anda bisa menyaksikan pertunjukan kesenian budaya masyarakat di Taman Nasional Alas Purwo.

Untuk menuju Pantai Plengkung, anda dari Banyuwangi menuju ke Tegaldlimo kurang lebih 2 jam perjalanan. Setelah dari Tegaldlimo anda menuju pos pancur yang berada di Taman Nasional Alas Purwo sekitar 30 menit perjalanan. Dari pos pancur ini ada 3 pilihan untuk ke Pantai Plengkung, antara lain berjalan selama 2 jam, meyewa jeep atau motor trail milik pengelola Taman Nasional Alas Purwo.

Baca juga artikel: Air Terjun Jagir, Wisata Baru Di Banyuwangi

Thursday, November 5, 2015

Segarnya Air Curug 7 Bidadari

DREAMS46Segarnya Air Curug 7 Bidadari. Begitu pertama menginjakkan kaki di Curug 7 Bidadari, anda akan disuguhi air terjun dengan airnya yang jernih. Kesegaran air terjun membuat anda ingin segera menceburkan diri ke air terjun yang bersumber dari mata air Gunung Ungaran ini. Curug 7 Bidadari memiliki tga tingkatan dengan 7 curug dan 7 kolam yang terbentuk dengan alami yang memiliki tingkatan berbeda, seperti air terjun tingkat 1 dan 2 memiliki jarak ketinggian 6 meter sementara air terjun tingkat 2 ke 3 memiliki jarak ketinggian 7 meter.


Curug ini dipercaya masyarakat sejak jaman nenek moyang berada di Komplek Kedung Wali. Konon, Curug 7 Bidadari terdapat kedung atau cekungan yang memiliki diameter sekitar 70 cm dan berbentuk bulat serta terdapat sumber air yang tidak pernah surut sepanjang tahun. Sehingga masyarakat setempat meyakini dan percaya bahwa air dalam curug tersebut membuat awet muda.


Curug 7 Bidadari pertama kali ditemukan pada Februari 2010. Kemudian perlahan dikelola secara swadaya oleh masyarakat sadar wisata di Dusun Keseneng, Kab. Semarang, Jawa Tengah. Saat ini Curug 7 Bidadari telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung untuk pengunjung yang ingin lebih lama berada di curug ini seperti salah satunya penginapann dengan memadai.

Baca juga artikel: Coban Talun Malang Yang Indah dan Air Terjun Jagir, Wisata Baru Di Banyuwangi

Kawah Sikidang Dieng Jawa Tengah

DREAMS46Kawah Sikidang Dieng Jawa Tengah. Kawah Sikidang Dieng adalah satu obyek wisata paling ramai dikunjungi oleh para wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Kawah Sikidang merupakan kawah yang ada di Dieng yang aman dikunjungi karena tidak mengandung karbon dioksida seperti yang ada di Kawah Sinila dan Kawah Timbang. Namu pengunjung diharuskan tetap menjaga kesehatan dengan memakai masker karena cukup menyengat bau belerangnya.


Kawah Sikidang terbilang unik karena kawah utamanya sering brpindah - pindah tempat. Oleh karena itu, penduduk menamakan kawah ini menjadi Kawah Sikidang yang berasal dari nama binatang yaitu kijang. Di area Kawah Sikidang terdapat banyak kawah kecil dengan air mendidih. Titik didih kawah - kawah kecil ini terbilang tidak terlalu panas karena mencapai tidak lebih dari 100 derajad celcius. Air belerang cukup bagus untuk pengobatan penyakit kulit seperti jerawat sampai gatal - gatal hanya dengan mengoleskan air yang mengandung belerang tersebut pada kulit yang bermasalah.


Selain untuk pengobatan, tekstur alam yang berwarna - warni pun sering digunakan pengunjung untuk momen berfoto apalagi dengan mencicipi telur yang direbus pada air belerang. Banyak juga penduduk setempat yang berjualan telur puyuh atau telur ayam juga yang direbus di air belerang. Rsa telur juga sama seperti biasanya namun hanya tercium sedikit bau belerang tetapi saat merebusnya telur di masukkan plastik lebih dulu.

Buat anda yang mengunjungi Jawa Tengah, tidak ada salahnya buat mampir Kawah Sikidang ini karena fenomena alamnya yang tidak boleh dilewatkan.

Baca juga artikel: Pantai Watu Karung Pacitan Dan Ombak Terbaik Kelas Dunia

Coban Talun Malang Yang Indah

DREAMS46Coban Talun Malang Yang Indah. Kabupaten Malang secara geografis terleak di kawasan pegunungan sehingga Malang mempunyai banyak air terjun, salah satunya adalah Coban Talun. Salah satu yang indah dari Coban Talun adalah adanya pesona pelangi yang indah.


Coban Talun berada di kawasan bumi perkemahan Malang, tepatnya di Dusun Juggo, Desa Tulungrejo, Kec. Bumiaji, Batu, Malang. Jaraknya hanya sekitar 3,5 km dari Wisata Selecta dan jalannya pun tidak terlalu rumit. Ketinggiannya sekitar 75 meter dan lebar kurang lebih 15 meter.

Coban Talun sudah dikelola oleh pemerintah Kota Batu yang gencar mengembangkan wisatanya sehingga berbagai fasilitas dibangun di air terjun ini. Mushola, persewaan tenda, WC, dan lan - lain tersedia di sini. Tempat - tempat makan juga terdapat di wisata ini yang berjejer rapi di sekitar pintu masuk. Banyak juga terdapat toko oleh - oleh dan cenderamata khas Malang. Harga tiket masuk Air Terjun Coban Talun hanya Rp 4000 perorang dan Rp 2000 untuk sepeda motor sedangkan mobil Rp 4000.


Dari tempat parkir, anda akan melewati jalan yang agak rusak karena jalannya terdiri dari bebatuan sekitar 300 - 400 meteran. Tapi sesampainya di lokasi Coban Talun seakan rasa lelah anda terbayar sudah oleh keindahan air terjun. Jika anda berkunjung ke Kota Batu, boleh luangkan waktu untuk menikmati Coban Talun ini.

Baca juga artikel: Coban Pelangi - Pelangi Yang Indah dan Air Terjun Jagir, Wisata Baru Di Banyuwangi

Air Terjun Jagir, Wisata Baru Di Banyuwangi

DREAMS46Air Terjun Jagir, Wisata Baru Di Banyuwangi. Banyuwangi memiliki bermacam - macam tempat wisata antara lain gunung, pantai, hutan, kuliner dll sehingga kota ini mendapat julukan The Sunrise Of Java. Banyak air terjun bagus di Banyuwangi dan salah satu yang terbaru, yakni Air Terjun Jagir. Air terjun ini terletak di Desa Kampung Anyar, Kec. Glagah sebelah barat Desa Kemiren, Banyuwangi.


Sejak dari dulu wisata air terjun ini sudah ada, namun akses jalan yang menuju ke sana masih kurang baik. Karena visi dan misi pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk mengembangkan Ecotourisme sehingga semua fasilitas dan akses diperbaiki selayaknya Air Terjun Jagir layak untuk dikunjungi.

Kebanyakan wisatawan yang turun dari Kawah Ijen mampir ke air terjun ini untuk menyegarkan tubuh setelah melakukan pendakian yang cukup melelahkan untuk melihat Blue Fire.Segarnya air dari Air Terjun Jagir dipercaya mampu menyembuhkan segala macam penyakit. Beberapa fasilitas seperti toilet dan mushola serta tempat parkir sudah tersedia di sini.

Air Terjun Jagir memiliki nama lain yaitu Air Terjun Kembar atau Air Terjun Bersaudara. Meskipun letaknya di bawah jalan, anda cukup jalan kaki sekitar 5 menit untuk mencapai air terjun ini. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 10 meter. Jarak Kota Banyuwangi ke Air Terjun Jagir sekitar 15 km. Kondisi jalan menuju air terjun ini sudah bagus.

Untuk masuk wisata air terjun, anda tidak dikenakan biaya tiket dan hanya bayar parkir saja Rp.2.000 saja. Setelah memarkir kendaraan, anda berjalan kaki melewati anak tangga tanah yang dibatasi bambu. Tinggal mengikuti petunjuk untuk ke air terjun.

Baca juga artikel: Fenomena Blue Fire Di Puncak Kawah Ijen dan Pesona Air Terjun Madakaripura

Alas Purwo Dan Keangkeran Yang Menyelimutinya

DREAMS46Alas Purwo Dan Keangkeran Yang Menyelimutinya. Alas Purwo memiliki luas sebesar 434 km dan merupakan salah satu taman nasional terbesar di Indonesia yang menampung ribuan flora dan fauna di Pulau Jawa. Selain terkenal dengan pemandangan dan cagar alam yang indah, Alas Purwo juga dikenal dengan hutan terangker dan menjadi misteri yang tak terpecahkan hingga saat ini. Penduduk percaya bahwa di tempat ini tempat berkumpulnya jin seantero nusantara.


Konon saat sebelum penjajahan tidak ada satupun manusia yang bisa pulang dengan selamat ketika memasuki Alas Purwo. Bahkan manusia yang meninggal di tempat ini tidak bisa ditemukan jasadnya. Meskipun bagi yang bisa keluar dengan selamat dari tempat ini makan akan mendapat musibah dan kecelakaan. Karena mitos yang melegnda, banyak orang yang datang ke sini untuk menimba ilmu dan bertapa. Terdapat lebih dari 40 Goa di tempat ini dan hampir semua dihampiri orang untuk melakukan pertapaan.


Salah satu goa yang terkenal yaitu, Goa Istana. Konon katanya goa ini dulu pernah didatangi presiden pertama yaitu Soekarno untuk bertemu penguasa laut selatan yaitu Nyi Roro Kidul. Goa ini paling sering didatangi orang - orang untuk bertapa atau mencari ilmu ghaib. Menurut paranormal, goa ini dijaga oleh dua prajurit bertubuh besar dan banyak makhluk jin yang tinggal di sini dan goa ini jugalah pusat dari Alas Purwo serta goa ini bagaikan kerajaannya.


Di tepian Alas Purwo, anda akan menemukan sebuah makam yang panjangnya mencapai 7 meter, yakni Makam Mbah Dowo. Makam ini ditemukan sejak tahun 1960 oleh seorang penggembala yang tersesat di dalam hutan ini. Menurut cerita, ini bukan sebuah makam manusia melainkan tombak pusaka milik Empu Barada yang dititipkan kepada Suryo Bojonegoro untuk diserahkan ke Klungkung untuk melawan janda berilmu hitam yaitu Calon Arang tetapi Suryo melanggar amanah dan membuka tempat pusaka sebelum sampai di Istana Klungkung. Akhirnya benda pusaka itu kembali ke tanah dan tidak bisa diambil kembali hingga Suryo Bojonegoro pun menjaga pusaka itu hingga akhir hidupnya.



Menurut juru kunci makam,Makam Mbah Dowo dijaga oleh sosok yang berpakaian seperti senopati. Sosok ini bukan Suryo Bojonegoro. Pusaka yang ada di dalam makam mempunyai energi positif disekitarnya sehingga dijaga oleh prajurit - prajurit. sedangkan di luar makam memiliki energi ngatif.

Baca juga artikel: Keraton Taman Sari, Taman Istana Raja Yogyakarta dan Masjid Perut Bumi Tuban

Wednesday, November 4, 2015

Museum Angkut Malang - Museum Angkutan Pertama Di Indonesia

DREAMS46Museum Angkut Malang - Museum Angkutan Pertama Di Indonesia. Saat ini, Malang telah menjadi salah satu kota di Indonesia yang terus berupaya mengembangkan bisnis pariwisatanya selain Bali, Bandung, dan beberapa kota lainnya. Dengan udara sejuk khas daerah pegunungan, Malang mampu menarik perhatian wisatawan. Kota ini memiliki banyak tempat wisata selain pegunungan dan agrowisata, salah satunya adalah Museum Angkut.


Museum Angkut merupakan sebuah tempat wisata baru yang memiliki konsep unik. Museum ini didirikan pada tanggal 9 Maret 2014 dan merupakan museum pertama di Asia Tenggara yang mengusung tema transportasi. Museum ini sengaja dibangun sebagai tanda apresiasi terhadap perkembangan dunia transportasi nusantara dan dunia. Di sini, anda dapat menemukan semua jenis kendaraan baik dari yang bertenaga binatang hingga yang bertenaga listrik.


Museum Angkut berada di bawah naungan Jawa Timur Park Group, sebuah perusahaan pengembang yang juga mendirikan Jatim Park 1 dan 2, Batu Night Spectacular, Surabaya Carnival, dan beberapa tempat wisata populer lainnya. Hal ini memberikan gambaran bahwa tempat wisata ini tidak digarap dengan sembarangan, karena Jawa Timur Park Group telah memiliki banyak pengalaman dalam mengembangkan tempat wisata andalan di Indonesia.

Luas Museum Angkut sektar 3,7 hektar dan dibagi menjadi beberapa zona serta dilengkapi dengan beragam ornamen dan landmark khas setiap zona. Ada beberapa zona di Museum Angkut, antara lain:

  • Zona Edukasi
  • Zona Sunda Kelapa dan Batavia
  • Zona Jepang
  • Zona Holywood
  • Zona Gangster dan Broadway
Tidak hanya itu, ada lagi yang menarik dari Museum Angkut, yaitu Museum D'Topeng dan Pasar Apung. Jika anda mampir ke Malang untuk wisata, museum ini patut untuk dicoba kunjungi. Museum Angkut buka setiap hari dari jam 12.00 - 20.00 WIB. Untuk harga tiket masuk Museum Angkut antara lain:

Museum Angkut
  • Senin - Kamis : Rp. 50.000
  • Jumat - Minggu : Rp. 75.000
Museum Angkut dan Museum D'Topeng
  • Senin - Kamis : Rp. 60.000
  • Jumat - Minggu : Rp. 85.000

Alamat Museum Angkut berada di Jl. Terusan Sultan Agung Atas no. 2, Kota Wisata Batu, Malang

Baca juga artikel : Pantai Clungup Kabupaten Malang dan Coban Pelangi - Pelangi Yang Indah

Tuesday, November 3, 2015

Coban Sewu Atau Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang

DREAMS46Coban Sewu Atau Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang. Mungkin nama air terjun ini masih terdengar aneh di telinga sebagian orang. Ya, Air Terjun Tumpak Sewu atau lebih dikenal Coban Sewu. Air terjun ini terletak di Desa Sidomulyo, Kec. Pronojiwo, Lumajang. Karena wisata ini terbilang baru, sehingga masih sedikit info - info yang beredar tentang air terjun ini.


Kini Coban Sewu menjadi perbincangan dan menjadi destinasi kunjungan wisatawan lokal. Awalnya memang disembunyikan oleh warga sekitar karena khawatir tidak tidak terawat oleh pemerintah seperti Goa Tetes. Warga kini sudah mulai percaya setelah pemerintah mulai memperhatikan tempat wisata alam ini seperti Puncak B-29.

Untuk menuju Coban Sewu, sekitar 100 meter dari tugu perbatasan antara Lumajang dan Malang ada sebuah gang turun lurus sampai anda menemui sebuah sungai. Kemudian anda melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menyusuri sungai sekitar 200 meter sampai akhirnya anda menemukan air terjun tersebut.


Awal nama Coban Sewu ini sendiri dari segi bahasa Coban berarti air terjun dan Sewu berarti seribu. Air terjun ini memiliki banyak aliran air sepanjang tebing dan tebingnya pun juga terbilang sangat tinggi. Untuk melihat air terjun dari bawah, anda dapat turun melewati Goa Tetes. Coban Sewu memang berbeda dari air terjun lainnya karena medannya terbilang ekstrem dan berbau petualangan. Jika anda mampir ke Lumajang, tidak ada ruginya kalau anda mampir ke Air Terjun Coban Sewu ini.

Baca juga artikel: Coba Pelangi, Pelangi Yang Indah

Monday, November 2, 2015

Pantai Watu Karung Pacitan Dan Ombak Terbaik Kelas Dunia

DREAMS46 Pantai Watu Karung Pacitan Dan Ombak Terbaik Kelas Dunia. Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari gugusan pulau yang memiliki spot wisata dan olahraga alam kelas dunia. Bagi seorang peselancar, menemukan spot dengan ombak sangat besar adalah kebahagiaan  tersendiri apalagi spot tersebut masih belum banyak diketahui oleh banyak orang. Indonesia sebagai surganya pantai memiliki banyak sekali surga tersembunyi di berbagai sudut daerahnya dari ujung timur hingga ujung barat selalu ada spot baru yang terlalu berharga untuk dilewatkan begitu saja. Keindahan alam yang berpadu dengan ombak bagus selalu menjadi buruan peselancar dalam maupun luar negeri meskipun harus menerobos hutan lebat atau tebing terjal seakan menjadi kebanggaan tersendiri.


Mengenai spot berselancar yang bagus, banyak sekali spot di Indonesia yang terkenal hingga mancanegara mulai dari Cimaja, Pantai Pulau Merah, hingga pantai - pantai cantik di Bali. Namun jika anda mencari tempat wisata yang menawarkan paket lengkap wisata alam dan olahraga surfing jangan pernah melewatkan satu nama, yakni Pacitan. Pacitan memiliki banyak gugusan pantai yang indah salah satunya yang masih tersembunyi dan bisa dijadikan alternatif wisata adalah Pantai Watu Karung.

Pantai Watu Karung yang terletak di  daerah Pringkutung, Pacitan ini menawarkan ombak kelas dunia untuk pecinta selancar. Ombaknya pun terbilang tinggi mencapai 4 meter. Bruce Irons, peselancar kelas dunia pun tertarik mencoba beselancar di sini. Berkat foto Bruce yang sedang berselancar di  Pantai Watu Karung yang dijadikan salah satu cover majalah internasional terkemuka Wives, banyak sekali pecinta ombak dan peselancar yang tertarik datang ke tempat indah ini terlebih yang hobi memancing, pantai ini patut untuk dicoba.


Selain memiliki ombak kelas dunia, Pantai Watu Karung memiliki pesona keindahan yang luar biasa sperti pantainya yang bersih dipadukan dengan air laut yang biru dengan hamparan pasir putih yang membentang. Deretan batu karang berjejer dan pepohonan yang hijau melengkapi elemen - elemen keindahan dari pantai ini. Untuk masuk pantai ini masih gratis karena belum dikelola pemerintah dan warga setempat.

Akses untuk menuju Pantai Watu Karung terbilang belum terlalu mudah karena belum adanya angkutan umum yang beroperasi menuju daerah ini. Sehingga jika berkunjung ke tempat ini disarankan menggunakan kendaraan pribadi baik roda 2 maupun roda 4. Hanya saja kewaspadaan perlu ditingkatkan mengingat jalannya masih terbilang kecil dan sempit serta banyak lubang. Tidak hanya itu, akan banyak sekali anda temui tikungan yang sangat tajam dan tanjakan yang sangat curam. Oleh karena itu, kewaspadaan perlu ditingkatkan.

Baca juga artikel: Pantai Clungup Kabupaten Malang dan Pantai Siung Gunung Kidul

Es Kuburan Mantan - Inovasi Unik Untuk Yang Disakiti Mantan

DREAMS46Es Kuburan Mantan - Inovasi Unik Untuk Yang Disakiti Mantan. Untuk pecinta makanan dingin, ice cream menjadi obat penawarnya. Bentuk, rupa, dan rasanya pun juga bermacam - macam sesuai suasana hati.


Beberapa waktu yang lalu, muncul yang namanya Es Cream Pot. Es Cream ini bentuknya menyerupai tanaman yang ada di dalam pot beserta tanah dan cacingnya. Bentuk dan rupanya yang unik mampu menarik pengunjung khususnya anak - anak muda dan mampu membuat banyak orang tertarik untuk menirunya.

Nah, setelah Es Cream Pot kiranya sudah terlalu banyak yang membuat, kini muncul yang namanya Es Kuburan Mantan. Es krim ini terinspirasi tentang pengalaman anak - anak muda yang sering disakiti mantannya. Sehingga dibuatlah es cream ini agar anak - anak muda bisa puas melampiaskan kekesalan atau sakit hatinya kepada seorang mantan dan biasanya mereka yang lahap sekali memakannya itulah yang paling besar sakit hatinya.

Unik bukan es cream ini?? Buat anda yang penasaran bentuk dan rasanya, bolehlah mencoba inovasi Es Kuburan Mantan ini. Mungkin es cream ini juga sudah tersebar di banyak kota di Indonesia.

Baca juga artikel: Kedai Mie Setan - Mie Pedesnya Setengah Mati dan Pecel Rengkek Khas Jombang

Sunday, November 1, 2015

Kedai Mie Setan - Mie Pedesnya Setengah Mati

DREAMS46 - Kedai Mie Setan - Mie Pedesnya Setengah Mati. Mungkin sebagian dari anda yang bertempat tinggal di Surabaya sudah tidak asing dengan kedai mie yang berada di Jl. Kacapiring No.114 ( sebelum Stasiun Gubeng Surabaya dari arah Kusuma Bangsa ). ya, itu Kedai Mie Setan. Konon katanya mienya sangat pedas sekali. Meskipun pedas sekali, namun kedai ini tidak pernah sepi pengunjung yang mayoritas anak - anak muda. Terlalu ramainya pengunjung sampai - sampai antrian mengular hingga jalan raya.


Di Kedai Mie Setan, terdapat berbagai menu yang dihidangnya, antara lain

  1. Mie Setan ( tingkat kepedasan level 1 - 5 )
  2. Mie Iblis ( tingkat kepedasan level S, M, L )
  3. Mie Angel ( tidak pedas )
  4. Dimsum
Untuk minuman juga tidak ketinggalan aneh - aneh namanya menyerupai nama hantu atau setan, antara lain 
  1. Es Gendruwo
  2. Es Pocong
  3. Es Kuntilanak
  4. Es Tuyul
  5. Dan Lain - Lain
Kedai Mie Setan ini juga buka cabang lagi di Semolowaru sekitaran Universitas UNTAG. Buat anda yang penasaran dengan mie ini, silahkan mampir ke kedainya. Disarankan agak sore datangnya karena kedai ini buka mulai sore sampai malam.

Baca juga artikel: Es Kuburan Mantan, Inovasi Unik Untuk Yang Disakiti Mantan

Mitos Air Terjun Nglirip, Rekomendasi Wisata Buat Para Jomblo

DREAMS46Mitos Air Terjun Nglirip, Rekomendasi Wisata Buat Para Jomblo. Air Terjun Nglirip berada di Desa Mulyoagung, Kec. Singgahan, Tuban kurang lebih sekitar 30 - 40 km dari Kota Tuban. Air terjun ini memeiliki ketinggian lebih dari 40 meter. Sumber mata airnya berasal dari hutan Kerawak yang jaraknya sekitar 3 km dari Air Terjun Nglirip. Jika dilihat dari kejauhan, air terjun ini nampak begitu indah dengan airnya yang terlihat hijau tosca dipadu dengan pepohonan yang rimbun cocok sekali buat anda yang suka hunting foto.


Di balik keindahan dan populernya Air Terjun Nglirip ini ternyata menyimpan beberapa mitos yang penuh misteri. Mitos pertama yang sangat terkenal adalah konon barang siapa yang mandi di air terjun ini maka dia akan dimudahkan untuk mendapat jodoh. Mendengar mitos ini, para kaula muda yang belum punya pasangan ( Jomblo ) berbondong - bondong dengan semangat mengunjungi tempat ini. Oleh sebab itu, Air Terjun Nglirip ini ramai pengunjung yang sebagian besar adalah anak muda.

Mitos kedua adalah tentang keberadaan putri Nglirip yang konon menurut warga setempat adalah penunggu air terjun ini. Di dalam air terjun ini konon terdapat sebuah goa yang di situlah tempat roh putri Nglirip bergentayangan. Ada banyak versi yang menceritakan tentang mitos putri Nglirip, salah satunya adalah dulu ada sesosok wanita yang menunggu kekasihnya sekian lama di goa ini dan kekasihnya itu pun tidak kunjung datang. Sampai saat ini masyarakat sekitar banyak yang masih percaya tentang putri Nglirip bahkan ada yang percaya bahwa putri Nglirip sering bermain - main di air terjun sambil ditemani putri - putri pengawalnya.


Dari mitos kedua tersebut muncul mitos baru, yakni janganlah anda berkunjung ke Air Terjun Nglirip dengan membawa pasangan karena putri Nglirip tidak menyukai orang yang berpasangan. Mungkin dia merasa iri kepada orang yang beruntung mempunyai pasangan yang setia. Kebanyakan pasangan yang sudah berlibur ke sana akan putus dalam hitungan 40 hari.

Baca juga artikel: Kedung Cinet, Miniatur Grand Kanyon Mini Di Jombang